#DCU always comes out swingin' when Philly is in town. Don't miss #DCvPHI on September 27: http://t.co/FI7jzRc6Bq pic.twitter.com/qrzWgHiMCk

Kevin Payne mengundurkan diri

Presiden dan CEO klub memilih mundur setelah hampir dua dekade bersama D.C. United

D.C. United, klub tersukses dalam sejarah sepak bola profesional Amerika Serikat, hari ini mengumumkan Kevin Payne mengundurkan diri sebagai CEO dan Presiden, mengakhiri kebersamaan selama hampir dua dekade bersama klub.

“Banyaknya prestasi yang telah diraih memperlihatkan kemampuan Kevin sebagai seorang pemimpin,” kata pemilik klub Jason Levien. “Dedikasinya untuk klub layak dikagumi dan diapresiasi. Kepemimpinan Kevin telah membantu kami untuk mempersiapkan diri menghadapi lembaran baru yang sangat penting dalam sejarah D.C. United.”

“Kami berterima kasih kepada Kevin atas semua jasa-jasanya dan mendoakan yang terbaik untuknya. Kini kami menatap masa depan dengan optimisme yang luar biasa,” tambah pemilik Erick Thohir.

Sejak D.C. United berdiri pada 1996, Payne langsung bertugas sebagai petinggi eksekutif klub. Selama bertugas di United, Payne banyak mendapat penghargaan individual dari MLS, dan atas usahanya dalam mempromosikan sepak bola di Amerika Serikat, ia menerima penghargaan bergengsi Werner Fricker Builder Award pada Februari 2011.

“Satu-satunya yang tak berubah dalam hidup ini adalah perubahan,” kata Payne. “Bagi saya, D.C. United sudah seperti anak sendiri. Kami membawa tim ini ke D.C. dan dunia olah raga nasional 17 tahun silam dan setiap harinya, baik saat senang maupun sulit, selalu dipenuhi dengan rasa cinta. Tim ini telah memberi banyak kenangan indah berupa prestasi bersejarah di MLS. Saya pasti akan mengingat semua orang yang telah memberikan saya kesempatan untuk bertemu, bekerja, berjuang, merayakan, dan terkadang berbagi kekecewaan bersama-sama.”

“Kepada para pemain, pelatih, rekan kerja, dan para suporter, saya hanya bisa mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya karena telah diberi kehormatan besar untuk menjadi bagian keluarga besar D.C. United. Sangat sulit untuk mengekspresikan perasaan saya mengenai kalian pada saat ini. Saya akan memberikan pernyataan lebih lanjut pada pekan ini untuk mengucapkan rasa terima kasih kepada semua orang atas apa yang telah mereka berikan kepada saya.”

“Saya sangat bergairah menatap lembaran baru dalam hidup saya dan juga D.C. United. Saya yakin petinggi klub akan membawa tim ini ke arah yang lebih baik, baik di dalam maupun di luar lapangan. Saya berharap bisa kembali ke RFK dan mendoakan yang terbaik untuk semua orang yang menjadi bagian keluarga besar D.C. United.”

D.C. United mengakhiri musim 2012 dengan rekor17-10-7 (58 poin) untuk menduduki posisi ketiga klasemen keseluruhan MLS. United mengakhiri musim reguler dengan rentetan tak terkalahkan dalam tujuh laga sebelum perjalanan dramatis di babak playoff terhenti di Final Wilayah Timur.

“Sangat sedikit sosok di sepak bola Amerika Serikat yang mampu menempatkan cap mereka di sebuah klub seperti apa yang telah Kevin lakukan bersama D.C. United,” kata Pelatih Kepala United, Ben Olsen. Kesetiaannya kepada saya dan tim pasti tak akan pernah bisa saya lupakan.”