#DCU always comes out swingin' when Philly is in town. Don't miss #DCvPHI on September 27: http://t.co/FI7jzRc6Bq pic.twitter.com/qrzWgHiMCk

Tanya Jawab dengan Erick Thohir

Bagian 1: Pemilik DC United Berbicara Tentang Latar Belakang Sepak Bola yang Dimilikinya

Anda kabarnya merupakan penggemar berat sepak bola?
Sepak bola adalah olah raga yang terkenal di seluruh dunia, dan hal ini pun berlaku di Asia. Saya mencintai olah raga ini, saya mengenal sepak bola sejak kecil. Salah satu kenangan paling awal adalah menonton kejuaraan Piala Dunia yang mempertemukan Argentina dan Belanda. Saat itu saya berusia enam tahun. Kakak laki-laki saya, dan saya menjagokan dua tim yang berbeda, dimana saya memilih Belanda. Ketika Belanda kalah, saya harus makan semangkuk keripik pedas dan kacang. Saya tak akan pernah melupakan pengalaman itu!

Bagaimana Anda mempelajari tentang kompetisi Major League Soccer?
Saya mulai mengikuti MLS ketika LA Galaxy mendatangkan David Beckham. Hal itu adalah saat di mana seluruh dunia memperhatikan sepak bola Amerika Serikat. Minat saya dalam bisnis benar-benar tumbuh pada Agustus lalu setelah Global Sports Summit yang diadakan di Aspen, Colorado. Sejak saat itu, saya mulai tertarik untuk menjadi pemilik klub.

Selain MLS dan DC United, tim dan liga apa yang paling menarik perhatian anda?
Saya mengikuti banyak liga di berbagai cabang olah raga, tetapi bila terkait dengan sepak bola, saya memiliki minat khusus dalam Liga Primer Inggris, Liga sepak bola di Indonesia, dan La Liga.

Apakah Anda memiliki kenangan favorit tentang sepak bola?
Istri saya sedang hamil, dan tinggal menunggu proses kelahirannya pada tahun 1999, ketika saya menonton partai final Liga Champion antara Manchester United melawan Bayern Munich. Manchester United berhasil memenangkan pertandingan dengan skor 2-1 setelah bangkit di beberapa menit terakhir injury time, dan saat itu juga air ketuban istri saya pecah segera setelah pertandingan berakhir. Ia melahirkan anak kembar pada hari itu.

Anda baru saja menjabat sebagai Ketua Kontingen Olimpiade Indonesia. Bisa ceritakan pengalaman itu, dan berbagi memori favorit Anda ketika berada di London?
Adalah suatu kehormatan untuk menjabat sebagai Ketua Kontingen, dan mewakili negara saya. Datang bersama-sama untuk merayakan ajang sportifitas dan semangat persatuan menjadi hal yang sangat berarti bagi saya secara pribadi. Saya berkesempatan untuk menonton pertandingan semifinal dan final laga basket dan sepak bola, yang sangat menyenangkan. Saya menghormati dedikasi dan komitmen dari atlet di seluruh dunia yang bersaing di Olimpiade, dan sangat senang memiliki kesempatan untuk berbagi dalam persiapan mereka.

Apa pendapat Anda tentang DC United tahun ini?
Tim ini berjalan menuju arah yang baik. Pelatih Ben Olsen telah berada di sini cukup lama, dan ia memahami situasi di dalam tim ini. Ia telah melewati masa-masa baik dan buruk, dan sekarang merupakan kesempatan baginya untuk menunjukkan bahwa kepemimpinannya mampu membawa DC United kembali berjaya. Tim ini bermaterikan pemain muda potensial dan veteran yang berpengalaman, yang telah membuktikan kemampuannya akhir-akhir ini, dan saya berharap mereka mencapai level yang lebih tinggi dalam playoff.